EKONOMI

Dibina Rachmat Gobel, Koperasi JUB Berikan Kemudahan Kepada Petani

e-news, Gorontalo — Petani Gorontalo boleh bernafas lega karena belakangan diperoleh informasi bahwa salah satu koperasi dibawah binaan Rachmat Gobel siap mendampingi sekaligus sebagai fasilitator untuk mendapatkan Program KUR Tani.

Koperasi Jaya Usaha Bersama (JUB) akan membantu para petani untuk mendapatkan fasilitas kredit bunga rendah sebesar 3% dalam jangka waktu 6 bulan. Dengan demikian, para petani yang mengikuti program ini mendapat kemudahan untuk modal usaha pertanian.

Selain itu juga, Koperasi JUB menyiapkan benih jagung yang unggul serta pupuk non-subsidi sebagai upaya untuk meningkatkan produksi hasil pertanian. “Semua ini di lakukan dalam rangka untuk mendukung niat dari Bapak Rachmat Gobel Selaku Wakil Ketua DPR RI yang ingin petani Gorontalo menjadi sejahtera dan madiri.” Kata Roman Nasaru.

Sebagai pengelola koperasi, Roman Nasaru menjelaskan bahwa untuk mendukung program ini, pihaknya bekerjasama dengan Bank BNI.  Selain  itu juga Roman mengungkapkan akan dibangun kerjasama lagi dengan Bank Mandiri yang saat ini masih dalam tahap penjajakan.

Dikatakannya selama ini Bank Mandiri dikenal sebangai bank korporasi tetap, yang sejak awal tahun 2021 ini meluncurkan Program KUR Tani di Gorontalo. Saat kunjungan ke lokasi gudang dan penjemuran jagung koperasi jaya usaha bersama, Truly Arifajusty selaku Pimpinan Bank Mandiri Cabang Limboto menjelaskan bahwa pihaknya akan terus memberikan support kepada petani.

Melalui penyiapan Tim Lapangan, diharapkan ada percepatan proses KUR Tani untuk masyarakat Gorontalo dan tertunya termasuk petani-petani yang direkomendasikan oleh Koperasi JUB.

Ditempat terpisah, Sekretaris Koperasi JUB, Rusli Dunggio menjelaskan koperasi ini telah memfasilitasi petani sejak tahun 2019 dan terus berjalan sampai dengan sekarang ini.

“Alhamdulillah pihak perbankan sangat men-support langkah ini, termasuk pihak Asuransi Jasindo yang terus mengawal dan mendampingi petani dalam hal menjaga kemungkinan jika ada potensi gagal panen, maka bisa langsung didaftarkan untuk asuransi pertanian.” Kata Rusli.

Diketahui, koperasi JUB beroperasi tidak kurang dari tiga tahun, dan sudah lebih dari dua ribu petani yang difasilitasi. Seiring berjalannya waktu, semakin hari semakin banyak petani yang ingin terus dibantu. Itu semua tidak terlepas dari adanya dukungan berupa fasilitas alat dan mesin pertanian (Alsintan) yang telah disiapkan oleh koperasi./***

Show More
Back to top button