DAERAH

Diduga Ada Pemalsuan Dokumen, Renovasi Pasar Sentral Bakal Molor

e-news, Gorontalo — Pedagang yang berjualan di Pasar Sentral  Kota Gorontalo nampaknya harus gigit jari. Pasalnya, rencana renofasi pasar itu terkesan akan molor dari jadwal yang telah ditetapkan.

Melihat adanya dugaan pelanggaran administrasi, Komisi lll DPRD Provinsi Gorontalo mendesak agar pemenang tender dibatalkan.

Thomas Mopili, selaku Ketua Komisi lll menolak serta mendesak pembatalan tender. Menurutnya, hal ini bukan merupakan alasan karena didapatkan dugaan pemalsuan dokumen yang dilakukan oleh perusahaan pemenang tender.

“Setau saya, disyaratkan pengalaman minimal 20 milyar, dan dimasukkan pengalaman sebesar 31 milyar. Namun yang terjadi didapati dokumen tidak benar setelah ditelusuri lebih lanjut’ kata Mopili Selasa (16/2/2021).

Ia sendiri sudah mengundang Balai Pelaksanaan Pemelihan Jasa Konstruksi  (BP2JK) Dinas PUPR untuk membatalkan pemenang tender proyek renovasi pasar sentral tersebut.

“Saya sudah undang lembaga terkait dan saya kira semua bisa tau, bahwa memang proyek renovasi Pasar Sentral Kota Gorontalo diduga berkas-berkasnya palsu dan kita harus tarik perusahaan yang pemenang tendernya.” tegas Thomas. Lebih lanjut dikatakannya bahwa hal ini akan menjadi konsekuensi kontraktor dan dapat berakibat pelanggaran pidana, karena didapati memalsukan dokumen.

“Saya berharap, pihak terkait dapat memeriksa bahan pembangunan berupa material dan menghitung kerugiannya.” pungkas Thomas Mopili./***

Show More
Back to top button