DAERAHKab. Bolmut

Kabupaten Bolmut Kembali Meraih Opini WTP Dari BPK RI

e-news, Bolmut — Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) kembali meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah Tahun 2020.

Penyerahan laporan tersebut dihadiri langsung oleh Bupati Bolmut Drs. Hi. Depri Pontoh, didampingi oleh Wakil Bupati, Ketua DPRD, Sekretaris Daerah, Inspektur Daerah dan Kepala Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD) Bolmut.

Acara penyerahan Laporan Pemeriksaan Keuangan Daerah (LHP) oleh Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia (BPK RI) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2020 tersebut berlangsung di kantor perwakilan BPK Sulawesi Utara (Sulut), Senin (03/05/2021).

Kepala BPKD Bolmut Sirajudin Lasena, SE. M.Ec. Dev, mengatakan, LKPD 2020 Kabupaten Bolmut sebelumnya telah diserahkan ke Badan Pemeriksa Keuangan Republik Indonesia Perwakilan Sulawesi Utara dan telah melewati proses pemeriksaan kurang lebih 65 hari, saat ini hasil pemeriksaan tersebut  telah diterima oleh Pak Bupati dan Pak Ketua DPRD siang tadi.

“Alhamdulillah, tahun ini kita kembali mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI,” ucap Lasena penuh syukur.

Ia berharap, opini WTP ini menjadi pemacu semangat dalam membangun akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah dalam upaya pelaksanaan reformasi birokrasi menuju good governance.

“WTP itu bukan sebuah prestasi akan tetapi lebih pada Kewajiban yang harus di penuhi oleh Pemerintah sebagai pengelola sumber daya publik, namun dalam upaya mencapai opini WTP itu kemudian dapat di katakan sebuah prestasi, disebut prestasi karena tidak mudah meraihnya. Sebab menurut saya opini WTP itu pintu masuk dalam menciptakan prinsip-prinsip good governance.” jelas Lasena.

Lasena menambahkan, Pemda Bolmut telah menyusun dan menyajikan LKPD 2020 dengan penuh keyakinan serta telah bebas dari salah saji materil dan sudah menjalankan prosedur analitis yang cermat atas setiap keterhubungan angka angka dalam setiap LKPD.

Adapun LKPD  tersebut terdiri atas Laporan Realisasi Anggaran (LRA), Laporan Operasional (LO), Neraca, Laporan Arus Kas (LAK), Laporan Perubahan Saldo Anggaran Lebih (LPSAL), Laporan Perubahan Ekuitas (LPE) dan CaLK (Catatan Atas Laporan Keuangan)./***

Show More
Back to top button