POLITIK

KLB Dianggap Ilegal, Kubu AHY : Jangan Menghalalkan Segala Cara

e-news, Jakarta — Pasca pelaksanaan KLB di Deli Serdang yang mengantarkan Moeldoko sebagai Ketua Umum Partai Demokrat, menuai sorotan dari DPP Partai Demokrat kubu AHY.

Pihaknya meminta agar kubu Moeldoko tak menghalalkan segala cara terkait rencana penyerahan AD/ART dan struktur kepengurusan yang baru Demokrat versi KLB Deli Serdang ke Kememkumham, Selasa, hari ini.

Melalui Ketua Badan Pembina Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan (BPOKK) DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron meminta agar Kemenkumham menolak berkas AD/ART yang akan diberikan kubu Moeldoko. Sebab, dia menganggap KLB yang memenangkan Moeldoko dianggap ilegal.

“Ya saya tidak harus intervensi tapi dari sisi apapun dari sisi pelaksanaan ilegal dari sisi legal formal tidak terpenuhi ya sebaiknya Kumham menolak,” kata Herman seperti dilansir suara.com pada Selasa (9/3/2021).

Meski pihaknya menyatakan enggan mengintervensi kewenangan Kemenkumham dalam hal ini Ditjen Administrasi Hukum Umum (AHU), tapi alasan tegakan kebenaran ia minta kepengurusan Demokrat kubu Moeldoko diminta ditolak.

“Ini sebagai bagian dari pada mencari jalan kebenaran sebaiknya menurut saya ditolak,” kata dia.

Lebih lanjut, Herman mengatakan, pihaknya mempersilakan kubu Moeldoko datangi Kemenkumham. Namun, ia menyebut jangan  sampai menghalalkan segala cara.

“Jangan juga kemudian untuk ambisi politik menghalalkan segala cara, untuk ambisi politik juga memanipulasi terhadap beberapa ketentuan sudah ada AD/ART yang berlaku tahun 2020 sesuai lembaga negara Kemenkumham,” pungkasnya./***

Show More
Back to top button